Cara Membatasi Radius WiFi agar Sinyal Tidak Menyebar

Cara Membatasi Radius WiFi secara Efektif

Anda bisa memperkuat sinyal WiFi dengan cara membatasi radius WiFi. Langkah-langkahnya adalah mengatur posisi router hingga frekuensinya.

Membatasi radius WiFi dapat menjadi solusi efektif agar sinyal tak bocor ke tetangga dan menjaga keamanan jaringan. Selain itu, trik ini juga bisa menurunkan penggunaan bandwidth yang tidak perlu, sekaligus menjaga performa tetap kencang di area dalam rumah.

Cara Membatasi Radius WiFi

Secara teori, Anda bisa membatasi radius jaringan WiFi dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Turunkan Daya Transmit

Banyak router modern memiliki pengaturan “TX Power” atau “Transmit Power” yang ada di halaman pengaturan dan biasanya berada di antarmuka admin router. Ketika Anda menurunkan daya pancar tersebut, jangkauan sinyal WiFi dapat Anda batasi.

2. Pindahkan Posisi Router

Penempatan router memang sangat berpengaruh. Anda bisa meletakkan router dekat dinding tebal, sudut ruangan, maupun dekat benda logam. Tujuannya agar sinyal melemah secara lebih cepat. Strategi ini dapat membantu membatasi radius sinyal WiFi.

3. Gunakan Antena dengan Gain Rendah

Jika Anda memiliki router dengan antena eksternal, pertimbangkan untuk menggantinya dengan antena directional atau antena yang memiliki gain rendah. Hal tersebut bertujuan agar sinyal tidak terpancar jauh seperti halnya ketika Anda menggunakan antena high-gain. Jangkauan sinyal pun pada akhirnya dapat Anda kontrol.

4. Gunakan Frekuensi 5 GHz

Biasanya, router dual-band mendukung 2.4 GHz atau 5 GHz yang bisa Anda atur sesuai kebutuhan. Karena jangkauan dengan frekuensi 5 GHz lebih pendek daripada 2.4 GHz, Anda tinggal mengaturnya ke opsi 5 GHz.

5. Tambahkan Hambatan Fisik atau Shielding

Cara membatasi radius WiFi lainnya adalah dengan memakai bahan penyerap sinyal berupa logam, dinding tebal, atau benda besar. Beberapa orang bahkan memakai cat RF shielding atau kain pelindung RF, sehingga sinyal WiFi tidak sampai ke luar ke area tertentu.

6. Gunakan Firmware Custom

Dengan memakai firmware custom seperti OpenWrt, DD-WRT, atau Tomato, Anda bisa mengontrol pengaturan antena dan daya pancar secara lebih granular. Cara ini akan sangat membantu ketika pengaturan default router memberi hasil yang kurang maksimal.

7. Kelola SSD Terpisah atau Band Steering

Beberapa router menawarkan opsi untuk pembuatan SSID secara terpisah, terutama untuk frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz. Anda juga dapat menggunakan band steering, sehingga hanya perangkat tertentu yang tersambung pada frekuensi cepat dengan radius sinyal lebih pendek.

8. Batasi Perangkat yang Tersambung (Bandwidth Limit/MAC Filtering)

Membatasi perangkat yang dapat tersambung ke WiFi lewat MAC filtering sangat membantu dalam mengurangi beban jaringan. Langkah ini tidak langsung memberi batasan jangkauan fisik, melainkan bisa membantu meningkatkan kontrol dan keamanan.

Sudah Paham Cara Membatasi Radius WiFi?

Dengan memahami berbagai cara membatasi radius WiFi, Anda bisa menjaga jaringan tetap aman, stabil, dan sesuai dengan kebutuhan penggunaan sehari-hari. Pengaturan yang tepat tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga membantu memaksimalkan performa perangkat yang terhubung.

Bagi Anda yang memerlukan internet rumah murah dengan radius yang bisa diatur sesuai kebutuhan, Anda bisa memanfaatkan layanan Stream+ dari Oxygen Home. Kami menawarkan internet berkecepatan hingga 150 Mbps yang mampu memenuhi kebutuhan online di rumah, kantor, atau instansi tertentu.

Paket internet ini sudah mencakup penyediaan modem WiFi dengan kuota unlimited, gratis instalasi, dan gratis 69 saluran TV nasional hingga internasional. Dengan reputasi jaringan fiber optik yang stabil, Oxygen Home telah dipercaya banyak keluarga Indonesia untuk koneksi harian dan hiburan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *